Tutorial DaVinci Resolve 14 – Kata Pembuka

Pada artikel Video Editor Gratis Terbaik Buat YouTube, sudah saya tekankan bahwa DaVinci Resolve 14 merupakan software editing gratis terbaik yang bisa Anda dapatkan di seantero jagat maya. Tetapi, mungkin karena software ini sendiri baru mendapat perhatian ketika rilis ke-14 nya yang banyak membawa perubahan besar, DaVinci Resolve 14 ternyata tidak terlalu dikenal oleh mereka yang sebenarnya membutuhkan software video editing gratis. Seperti youtubers, misalnya.

Hal ini bisa kita lihat dari minimnya tutorial tentang DaVinci Resolve 14 maupun versi sebelumnya yang berbahasa Indonesia.

Ya, jika Anda melakukan pencarian dengan kata kunci ‘tutorial davinci resolve 14 bahasa indonesia’, maka Anda hanya akan menemukan beberapa, atau lebih tepatnya jika saya tidak salah hitung, 3 buah link yang benar-benar berisi tutorial DaVinci Resolve 14. Tetapi sayangnya tutorial-tutorial tersebut juga tidak mengupas terlalu dalam tentang software ini sendiri. Hanya beberapa trik color-grading yang hanya dimengerti oleh orang yang sudah lama menggunakan DaVinci Resolve 14. Boro-boro dasar-dasar editing.

Karena alasan itu pulalah saya menjadi tertarik untuk membuat tutorial DaVinci Resolve 14. Mulai dari sangat dasar sekali. Karena saya sendiri juga baru belajar tentang DaVinci Resolve 14 ini. Oleh karena itu, bagi Anda yang juga baru belajar DaVinci Resolve 14 ini, maka kita akan belajar bareng-bareng.

Selain itu untuk tutorial ini nantinya saya juga akan mengupload beberapa video YouTube. Karena dari pengalaman saya, beberapa poin dari sebuah tutorial akan menjadi sulit dijelaskan jika kita hanya terpaku pada format artikel saja.

Ah, video tutorial DaVinci Resolve 14 ini nantinya akan menjadi video pertama saya di channel YouTube saya sendiri.

Oleh karena itu, nantikan artikel selanjutnya tentang tutorial DaVinci Resolve 14 di blog ini!

Author: Dipo Putra

Seorang pelukis gagal, musisi gagal, blogger gagal, audio engineer gagal, novelis gagal, mangaka gagal, programmer gagal, nuclear engineer gagal dan app developer gagal. Dari semua kegagalan itu akhirnya saya sadar akan satu hal yang tak pernah gagal saya lakukan: Procrastinating!