Home Post Tiba-tiba ingin beli domain Dipo.ID

Tiba-tiba ingin beli domain Dipo.ID

Tiba-tiba ingin beli domain Dipo.ID

Namanya manusia memang tidak pernah puas. Sama sekali tidak.

Beberapa hari yang lalu saya baru saja merampungkan usaha saya untuk mendapatkan custom URL YouTube dengan nama ‘DipoPutraID’.

Sebuah nama yang bagus tentunya. Terlebih saya juga pemilik dari nama domain dipoputra.id yang dengan angkuh-nya cuma saya parkir dan redirect ke dipoputra.com

Alias jadi nama domain ke-dua.

Itupun saya kesulitan bayar perpanjangan sewanya beberapa bulan lalu karena lagi bokek-bokeknya.

Waktu membeli dulu pada tahun 2016 sih memang murah karena ada diskon besar-besaran dari PANDI. Bayangkan, domain premium .id dibanderol dengan harga Rp10.000!

Saya langsung merinding membayangkan jika nanti ada orang lain yang bernama Dipo Putra yang duluan mendaftarkan domain tersebut. Ya sudah. Langsung saya beli. Biaya perpanjangannya yang Rp250.000 nanti saja dipikirkan.

Itu dua tahun lalu.

Sekarang, dengan keuangan yang sama sekali tidak bisa dibilang lebih baik dari dua tahun lalu, entah mengapa tiba-tiba terbesit di pikiran saya untuk membeli domain Dipo.ID

Beberapa tahun yang lalu…

Tidak bisa dipungkiri, bahwa nama domain dipo.com adalah target utama saya dahulu ketika kepikiran buat nge-blog di tahun 2010. Alasannya tentu saja karena domain tersebut lebih pendek dan lebih mudah diingat. Tapi sayang, domain dipo.com sudah digunakan oleh perusahaan logistik asal Spanyol yang bernama, well… Dipo.

Domain itu didaftarkan pada tahun 2003 dan memiliki masa expired yang panjang. Saya tidak ingat kapan expirednya pada tahun 2010 lalu, yang pasti ketika saya periksa sekarang domain tersebut expired hingga 2027!

Tidak ada harapan untuk menunggu domain tersebut expired. Lagipula, perusahaan logistik tersebut tampaknya memiliki rekam jejak yang baik. Jadi kecil pula harapan menunggu perusahaan tersebut bangkrut dan menjual aset-asetnya termasuk domain dipo.com

Akhirnya saya memutuskan pakai nama panjang saja untuk domain blog ini. Toh, jikapun nanti domain dipo.com dilelang, harganya pasti selangit.

Dan begitulah, domain dipoputra.com menjadi milik saya sejak 2010.

Saya bisa membayangkan bagaimana sakitnya perasaan Dipo Putra selain saya di luar sana ketika mendapati kenyataannya bahwa sayalah yang memiliki domain dipoputra.com

Sesakit ketika saya menemukan kenyataan bahwa username Instagram DipoPutra dan custom URL YouTube DipoPutra sudah duluan diambil oleh Dipo Putra selain saya.

Ini tentang merek…

Saat ini domain .id bisa didaftarkan oleh siapa saja. Termasuk domain super premium 2, 3 dan 4 karakter.

Sayangnya nama saya terdiri dari 4 karakter. Jadi saya perlu membayar lebih mahal jika ingin domain DIPO.ID

Seberapa mahal? Cuma Rp2.000.000 sekali bayar (belum masuk biaya lain-lain). Harga perpanjangannya sama dengan domain .id reguler. Rp250.000/tahun.

Jika saya menabung beberapa bulan, maka membeli domain tersebut bisa saja saya lakukan.

Tapi saya kepikiran, mau diapakan nama domain tersebut?

Memang akan bangga rasanya punya domain premium 4 karakter dengan TLD .id

Hidung saya bakalan kembang kempis ketika saya menyebut ke orang-orang bahwa alamat website saya adalah Dipo.ID

Tapi apa hanya sampai di situ saja? Cuma buat memuaskan ego saya yang hobi pamer saja?

Lagipula, nama saya kalah pamor dari Dipo-dipo lainnya. Sebut saja Dipo Negoro, Dipo Alam, Dipo Latief, Dipo Star Finance, Dipo Tower bahkan ada perusahaan maintenance lokomotif yang bernama Dipo.

Jika orang mendapati sebuah domain dengan nama Dipo.ID, maka tidak akan terlintas di pikiran mereka bahwa pemilik domain tersebut adalah seorang blogger nggak jelas yang bernama Dipo Putra. Ketika orang menyebut nama ‘Dipo’ pun tidak akan kepikiran nama Dipo Putra. Yang terlintas di pikiran jika ditanya saat ini adalah Dipo Latief dan kasusnya dengan Nikita Mirzani.

Atau ketika diketik di Google nama ‘Dipo’, yang keluar duluan Dipo Latief. Nama Dipo Putra entah ada di mana.

Dan itu bukan situasi yang baik jika seseorang ingin menguatkan merek mereka ke publik.

Menguatkan merek seperti apa?

Mungkin lain kali saja kita bahas.

Yang pasti, dengan segala pertimbangan dan melihat isi dompet saya, membeli domain Dipo.ID bukan pilihan yang bijak. Domain dipoputra.com ini saja sudah cukup.

Leave a Reply

Your email address will not be published.