Latihan Sebelum Menjadi Youtuber

Karena kebetulan saat ini saya sedang berusaha mempersiapkan diri saya untuk menjadi seorang youtuber, maka sepertinya tidak ada salahnya jika saya membagikan latihan yang saya lakukan sebelum memberanikan diri saya untuk mengupload video pertama saya.

Mungkin bagi sebagian orang saya terlalu berlebihan karena pakai latihan segala buat jadi youtuber, toh tinggal rekam video lalu upload: Selamat, Anda sudah jadi seorang youtuber.

Tapi tidak semudah itu juga sebenarnya.

Kalau untuk urusan tinggal upload itu saya sudah punya channel Kurang Kerjaan yang isinya adalah video-video yang kadang bermanfaat kadang tidak. ‘Kelebihannya’ di sana saya tidak menampakkan wajah saya.

Namun untuk channel pribadi dengan nama saya sendiri, saya perlu menampakkan sesuatu yang seharusnya dilihat oleh viewers: wajah yang punya channel.

Oleh karena itu saya perlu tampak meyakinkan dan tidak canggung di depan kamera, maka dari itu saya sudah melakukan beberapa latihan untuk mencapai hal tersebut.

Latihan tersebut adalah!!!

Latihan Berbicara

Ya! Latihan berbicara sangat penting. Karena pada kenyataannya saya hanya pandai berbicara dengan bahasa daerah saya. Itupun akan lancar jika berbicara dengan teman sendiri yang sudah dikenal. Tapi entah kenapa berbicara di depan kamera ternyata lebih sulit daripada berbicara di depan gebetan!

Oleh karena itu bagi Anda yang ingin jadi youtuber, terlebih bagi yang ingin berbahasa Indonesia di channel Anda tapi tidak terbiasa berbahasa Indonesia sehari-hari, Anda perlu berlatih berbicara dengan lancar, penuh percaya diri dan tidak gagap!

Latihan Bicara Jelas

Selain latihan berbicara dengan lancar, seorang youtuber juga perlu berbicara yang jelas! Karena biasanya pada saat berbicara dengan teman-teman, orang sering bicara lebih cepat daripada seharusnya. Hal itu mengakibatkan perkataan yang keluar dari mulut orang tersebut menjadi kurang jelas. Namun hal tersebut biasanya bisa dikompromi jika lawan bicara sudah kenal dengan orang tersebut dan sudah tahu maksud perkataan si orang tersebut.

Hal berbeda terjadi jika Anda bicara untuk orang-orang yang tidak Anda kenal dan tidak kenal Anda. Seperti viewers Youtube. Sebisa mungkin hindari bergumam seperti orang mengigau. Buka mulut lebih lebar dari biasanya dan pastikan Anda menghirup udara yang cukup untuk menyelesaikan kalimat yang ingin Anda sampaikan!

Latihan Menghilangkan Logat Daerah

Saya orang Sumatera Barat, saya biasa berbahasa Minang. Lalu setelah saya merekam diri saya berbicara dengan Bahasa Indonesia, saya terpukau. Ternyata masih ada terselip logat-logat orang Minang pada kalimat yang keluar dari mulut saya.

Tak jarang saya tertawa sendiri mendengarnya.

Namun saya cukup beruntung karena logat Minang saya tidak terlalu kental. Bagi orang-orang yang memiliki logat lebih kental, saya sudah bisa membayangkan kesulitan yang mereka alami.

Tapi tenang, triknya mudah saja: tonton berita di TV, dengarkan dan tiru bagaimana si pembawa berita berbicara.

Tentu saja, latihan ini hanya berlaku bagi mereka yang berasal dari daerah tapi ingin membuat video dalam bahasa Indonesia.

Latihan Mengurangi Berkedip di Depan Kamera

Saya sudah mencoba merekam diri saya sendiri beberapa kali untuk melihat seperti apa tampang saya di dalam kamera. Dan saya menemukan satu hal yang bikin saya sendiri terganggu.

Saya terlalu banyak berkedip!

Entahlah, mungkin selama ini saya memang banyak berkedip ketika berbicara dengan orang lain. Oleh karena itu, sedikit latihan mengurangi berkedip di depan kamera mungkin akan membantu.

Jadi bagi Anda yang ternyata juga banyak berkedip ketika berbicara, jaga mata Anda mulai dari kini!

Latihan Menulis Script

Berbicara secara spontan di depan kamera bukan bakat yang saya miliki sejak lahir. Seperti poin pertama kita tadi, berbicara di depan kamera ternyata memiliki tantangan tersendiri. Oleh karena itu, untuk menghemat waktu sebelum mengasah kemampuan berbicara spontan di depan kamera, saya perlu menulis script tentang apa yang akan saya katakan di depan kamera.

Satu hal yang perlu diketahui, menulis script sangat jauh berbeda dengan menulis artikel. Pada saat menulis script, Anda harus memastikan bahwa kalimat yang Anda tulis lebih masuk akal diucapkan oleh manusia normal. Selain itu untuk video Youtube, usahakan juga script yang dibuat lebih ramah dan tidak terlalu formal.

Saya pernah mencoba bereksperimen dengan menjadikan artikel berita sebagai script. Hasilnya saya terdengar seperti suara robot Google Translate yang biasa Anda temukan di video-video trending topic di Youtube.

Selain itu pastikan juga Anda membuat script dengan kalimat tidak terlalu panjang seperti yang Anda baca saat ini dikarenakan kalimat tersebut akan terdengar terburu-buru dan tidak alami sebagaimana manusia semestinya berbicara yang mana hal tersebut akan membuat Anda atau orang yang membaca script akan kehabisan nafas sebelum bisa menyelesaikan kalimatnya.

Boleh Anda coba sendiri.

Oh ya, dalam membuat script pastikan juga menggunakan kata-kata atau kalimat yang efektif. Hindarilah sebisanya membuat kalimat-kalimat yang terlalu berulang-ulang sekali dan sangat teramat tidak efisien seperti halnya kalimat yang saat ini Anda baca dan Anda pahami.

Latihan Senyum

Yup, senyum adalah hal penting jika Anda ingin menjadi seorang youtuber yang disukai banyak orang.

Saya sendiri menyadari hal ini setelah melihat video-video latihan saya. Di video-video tersebut saya ternyata jarang tersenyum dan tampak jelas bahwa saya sudah terlalu tua untuk memulai channel Youtube.

Dengan sedikit senyum semuanya berubah. Saya terlihat memiliki masa depan yang cerah dengan channel saya jika saya menyempatkan tersenyum di video yang saya buat.

Jadi bagi Anda yang jarang tersenyum, lebih baik mulai latihan tersenyum di depan kamera mulai saat ini.

Latihan Memupuk Percaya Diri

Well, ini khusus untuk saya sendiri. Karena pada saat tulisan ini diposting, saya belum mengupload video saya di Youtube karena merasa kurang percaya diri. Terlebih dengan banyaknya channel-channel ‘gaul’ di luar sana yang sangat tidak cocok dengan style saya. Tapi, semua akan berubah dengan teknik latihan memupuk percaya diri yang sayangnya tidak saya bagikan di artikel ini. lol