Software Video Editor yang Mungkin Sempurna Buat YouTube?

Seperti biasa karena tidak ada pekerjaan yang lebih penting untuk dilakukan, saya putar-putar keliling dunia internet untuk mencari info akurat tentang apa saja yang terlintas di pikiran. Kali ini saya terpikirkan untuk menengok-nengok kamera yang dulu menarik perhatian saya, yaitu cinema camera dari Blackmagic Design. Sebuah perusahaan asal Australia yang bergerak di bidang hardware dan software untuk keperluan profesional. Seperti cinema camera dan berbagai macam hardware yang saya sendiri tidak tahu untuk apa fungsinya.

Dan yaaa… seperti biasa, saya berangan-angan untuk membeli kamera dari Blackmagic ini. Kamera yang tidak mampu saya beli. Tapi hey! Blackmagic sudah cukup terkenal karena cinema camera-nya memiliki harga cukup murah dan memiliki spesifikasi cukup mumpuni untuk merekam film kelas Hollywood jika dibandingkan dengan ‘kamera Hollywood sungguhan’ seperti Arri Alexa.

Seberapa murah? Well, kamera Blackmagic Ursa Mini 4K EF dijual seharga Rp 49.500.000 di Tokopedia.

Mahal??

Tidak jika dibandingkan dengan ‘kamera Hollywood sungguhan’ yaitu Arri Alexa Mini yang memiliki kisaran harga Rp700.000.000.

Dan tidak ada yang jual di Tokopedia.

Tetapi, dari semua kamera-kamera yang mahal tersebut, ada satu yang menarik perhatian saya. Yaitu sebuah software yang dibuat oleh Blackmagic Design ini. Software itu bernama DaVinci Resolve 14. Ya, dari namanya Anda bisa tebak, itu adalah software versi ke 14 yang diluncurkan oleh Blackmagic Design. Software yang cukup lama malang melintang di industri perfilman.

Saya sendiri pernah mendengar nama DaVinci Resolve ini (kalau Leonardo da Vinci saya kenal. Dulu satu SD). Yang saya dengar DaVinci Resolve merupakan software color-grading yang banyak digunakan oleh editor di Hollywood sana. Tetapi sekarang dengan versi ke-14 nya, Blackmagic Design memberikan kemampuan video editing yang lebih baik dari pada sebelumnya.

Ya, ternyata selain color-grading DaVinci Resolve juga bisa untuk edit video layaknya Adobe Premiere Pro.

Dan yang lebih menariknya lagi, ternyata DaVinci Resolve 14 memiliki versi gratis!

Saya sendiri sudah sedikit mencoba kemampuan video editing dari DaVinci Resolve 14 versi gratisan ini. Dan saya berpikir, “Hey! Ini bisa menggantikan Adobe Premiere Pro CC bajakan yang saya pakai selama ini!”.

Hmmm… well… saya akui. Saya pakai software bajakan. Karena saya tidak punya kartu kredit buat membayar biaya berlangganan Adobe Creative Cloud dan tidak ada jasa pembayaran yang bisa menangani masalah tersebut.

LoL. Siapa yang tidak pernah pakai software bajakan?

Tapi hey! DaVinci Resolve 14 memberikan angin segar bagi Anda yang merasa bersalah menggunakan software bajakan selama ini! Seperti saya!

Bayangkan, dengan versi gratisnya saja, Anda sudah bisa merender video dengan resolusi 2K! Lebih dari cukup untuk sebuah video YouTube.

Selain itu, walaupun gratis, DaVinci Resolve 14 tidak menambahkan watermark di hasil rendering seperti kebanyakan software-software video editor di luar sana!

Dari hasil percobaan saya, DaVinci Resolve 14 memiliki semua yang dibutuhkan oleh seorang youtuber untuk mengedit videonya. Dan oleh karena itu, sesuai judul artikel ini, bisa saya katakan DaVinci Resolve 14 adalah software video editing yang mungkin sempurna untuk YouTube.

Kenapa mungkin?

Karena saya belum menyelami lebih dalam kemampuan software ini. Beri saya waktu beberapa hari lagi untuk melakukan banyak eksperimen terhadap software ini dan mungkin nanti akan kita lihat apakah DaVinci Resolve 14 ini benar-benar bisa menggantikan Adobe Premiere Pro bajakan yang saya gunakan selama ini.

Author: Dipo Putra

Seorang pelukis gagal, musisi gagal, blogger gagal, audio engineer gagal, novelis gagal, mangaka gagal, programmer gagal, nuclear engineer gagal dan app developer gagal. Dari semua kegagalan itu akhirnya saya sadar akan satu hal yang tak pernah gagal saya lakukan: Procrastinating!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *