Menghapus Status Lama di Facebook

Membaca berita tentang insiden ‘kartu kuning’ yang terjadi beberapa waktu lalu membuat saya bergerak cepat. Bergerak cepat untuk menghapus status-status lama saya di Facebook.

Lha kenapa?

Karena bisa Anda lihat sendiri, wasit yang mengacungkan kartu kuning tersebut sekarang namanya viral dan banyak orang yang penasaran tentang identitas wasit tersebut. Orang-orang mencari tahu siapa dirinya dan motif perbuatannya, hingga sampai melihat jejak Twitter-nya di masa lalu.

Saya berpikir, bagaimana jika itu terjadi pada diri saya? Bagaimana jika nanti nama saya jadi viral kareka ulah saya sendiri dan orang-orang mengungkit-ungkit masa lalu saya?

Bbbrrrr… membuat saya merinding.

Karena saya lebih aktif di Facebook dari pada Twitter sewaktu kuliah dulu, saya buru-buru menyelam ke masa lalu menghapus satu persatu status Facebook yang menurut saya bisa memangsa diri saya sendiri  yang sudah ada di masa depan ini.

Proses penghapusan tersebut berjalan cukup unik. Saya menemukan status yang saya sendiri tidak ingat saya pernah membuatnya. Beberapa malah saya tidak percaya saya yang membuatnya. Dan ada yang membuat saya mual hingga ingin kembali ke masa lalu dan menampar diri saya sendiri sebelum memposting status tersebut.

Ah,waktu itu saya masih muda.

Lalu saya berpikir, bagaimana dengan blog ini? Apakah nanti saya akan kembali ke tulisan saya sebelumnya untuk menghapusnya?

Hanya waktu yang bisa menjawab.

Author: Dipo Putra

Seorang pelukis gagal, musisi gagal, blogger gagal, audio engineer gagal, novelis gagal, mangaka gagal, programmer gagal, nuclear engineer gagal dan app developer gagal. Dari semua kegagalan itu akhirnya saya sadar akan satu hal yang tak pernah gagal saya lakukan: Procrastinating!

One thought on “Menghapus Status Lama di Facebook”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *