Kriteria Kamera Terbaik Untuk Video Youtube

Berangan-angan memiliki kamera yang mumpuni untuk membuat video Youtube sepertinya tidak ada  salahnya. Walaupun saat ini saya sendiri belum mengupload satu video-pun di channel pribadi saya, tapi saya sudah punya gambaran ke depannya kamera seperti apa yang akan saya pakai untuk membuat video Youtube yang lebih baik dan efisien. Oleh karena itu, tanpa berlama-lama lagi, inilah kriteria yang harus dimiliki sebuah kamera untuk membuat video Youtube versi saya:

1. Bisa Merekam dengan Resolusi FullHD

Video FullHD atau video dengan resolusi 1920×1080 adalah sebuah standar minimal jaman sekarang. Karena sekarang sudah banyak juga orang membuat video dengan resolusi 4K, maka video ‘HD’ saja atau 1280×720 terasa sudah ketinggalan jaman.

Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin membeli kamera untuk keperluan vlogging atau membuat video Youtube, maka pastikan kamera tersebut bisa merekam dengan resolusi FullHD!

Tapi kalau bisa merekam dengan resolusi 4K akan lebih bagus.

2. Flip Screen

Kamera dengan flip screen memiliki keunggulan dalam hal merekam video Youtube. Karena video Youtube seperti vlogging biasanya direkam seorang diri. Oleh karena itu sebuah kamera yang memiliki flip screen akan sangat membantu untuk melihat apa yang sedang direkam oleh kamera.

3. Autofocus Cepat

Sejalan dengan poin nomor 2, autofocus yang cepat juga menjadi suatu hal yang sangat membantu ketika Anda membuat vlog atau merekam seorang diri. Tapi tentu saja, cepat saja tidak cukup. Harus akurat dan smooth. Karena ketika Anda merekam video seorang diri, akan menjadi suatu yang menjengkelkan jika kamera melakukan autofocus terlalu lama atau tidak akurat.

4. External Mic Jack

Jarang sekali ada kamera konsumer yang dirancang untuk merekam audio berkualitas. Biasanya, microphone yang tertanam pada kamera semacam DSLR, Mirrorles atau Handycam dengan rentang harga di bawah 10jutaan adalah microphone yang dirancang sebagai ‘syarat’ merekam video saja.

Toh, semua videographer professional bakalan pakai audio recorder terpisah untuk merekam audio.

Tapi untuk video Youtube, akan sangat membantu sekali jika sebuah kamera dilengkapi audio-jack untuk menyambungkan sebuah microphone lavalier atau shotgun-mic untuk mendapatkan hasil audio yang jauh lebih baik.

5. Harga di Bawah 10 Juta

Jika saya punya budget 1 Milyar untuk membeli kamera buat video Youtube, maka saya akan membeli kamera dengan rentang harga 10 juta atau di bawah 10 juta.

Kenapa?

Karena pada kenyataannya, saya belum menemukan alasan mengapa harus mengeluarkan uang lebih dari 10 juta untuk sebuah kamera yang diperuntukkan untuk merekam video Youtube. Terlepas dari fakta bahwa saat ini saya tidak memiliki budget 1 Milyar untuk membeli kamera, saya merasa kamera yang berharga puluhan juta terlalu overkill untuk membuat video Youtube.

Tapi jika Anda ingin membuat video yang cinematic atau film berkualitas Hollywood, sudah pasti uang 10 juta tidak akan cukup.

Semuanya tergantung tujuannya juga sih…

6. Harga Baterai Murah dan Banyak yang Jual

Berbeda dengan smartphone, untuk kamera saya tidak terlalu memusingkan kapasitas baterai. Saya lebih peduli apakah baterai kamera tersebut banyak dijual di pasaran dan memiliki harga yang masuk akal. Karena saya sendiri lebih mengandalkan baterai cadangan daripada mengandalkan satu baterai yang dicas full untuk melakukan pengambilan gambar atau video.

Kamera yang Memenuhi Semua Kriteria di Atas?

Saya sudah melakukan banyak pencarian kamera yang kiranya memenuhi kriteria kamera terbaik untuk Youtube, maka menurut saya kamera yang memenuhi semua kriteria yang saya sebutkan di atas adalah Panasonic Lumix G7.

Tulisan ini bukan iklan, tapi hey! Apa kira-kira yang kurang dari Panasonic Lumix G7? Ia bisa merekam dengan resolusi 4K, lebih dari yang saya harapkan, memiliki layar flip-screen, saya baca di banyak review kamera ini memiliki autofocus lumayan cepat, ada jack microphone external, harga di bawah 10 Juta dan baterainya juga banyak yang jual dengan harga masuk akal.

Ya, inilah kamera yang kemungkinan akan saya beli untuk video Youtube di masa depan. Tidak sekarang, mungkin beberapa bulan ke depan. Sekarang rasanya merekam video pakai smartphone saja sudah cukup.

Tinggalkan Komentar...