Personal Blog

Ingin Membuat Visual Novel

ingin-membuat-visual-novel

Dahulu kala ketika masih kuliah dulu, saya punya impian kecil yang ingin saya wujudkan. Impian itu sebenarnya sejalan dengan impian saya membuat studio game. Ya, tidak jauh-jauh dari game juga sih.

Ingin membuat visual novel.

Pada saat itu membuat visual novel rasanya menjadi sesuatu yang cukup realistis untuk dicapai daripada membuat sebuah game sederhana yang memiliki cerita. Tidak banyak karakter yang harus dibuat. Tidak banyak background yang harus ditambahkan. Tidak banyak code yang harus diketik. Sebagian besar isi visual novel adalah cerita dan ceritalah yang paling penting.

Ah, cerita. Saya sama sekali tidak tahu apakah saya adalah seorang pencerita yang baik. Memang dulu saya pernah posting penggalan novel yang ingin saya tulis. Tapi tentu saja, tidak ada yang peduli untuk memberikan penilaian tentang tulisan tersebut. Jadi saya tidak pernah tahu itu bagus atau tidak.

Sekarang hasrat untuk membuat novel kembali lagi entah dari mana. Dulu saya sempat mempelajari cara menggunakan RenPy. Tapi sekali lagi, entah mengapa tidak saya lanjutkan.

Padahal sudah ada ide cerita yang bagus.

Mungkin dahulu saya terlalu memaksakan diri saya sendiri untuk membuat cerita, art dan semuanya bagus. Tapi sekarang saya punya ide lagi untuk membuat cerita yang lebih sederhana berdasarkan ide cerita tadi.

Kali ini saya hanya akan mengedit gambar dari internet saja sebagai background. Hanya ada dua karakter yang akan berinteraksi. Dan beberapa pilihan-pilihan yang akan menjadi ending yang menarik. Tapi kita lihat saja nanti hasilnya bagaimana.

Sekarang saatnya mempelajari RenPy sekali lagi. Belajar sedikit tentang bahasa pemrograman Phyton dan belajar mengedit art yang mungkin sesuai dengan tema cerita yang akan saya buat.

Well, mungkin nanti saya juga akan membuat tutorial menggunakan RenPy.

Kita tunggu saja.

0 Comments

Dipo Putra

Seorang pelukis gagal, musisi gagal, blogger gagal, audio engineer gagal, novelis gagal, mangaka gagal, programmer gagal, nuclear engineer gagal dan app developer gagal. Dari semua kegagalan itu akhirnya saya sadar akan satu hal yang tak pernah gagal saya lakukan: Procrastinating!

    Reply your comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked*