Relativity

Belajar Tentang Konsistensi

Ah, konsistensi. Sebuah kata yang katanya bisa mengantarkan seseorang pada kesuksesan. Tapi, apakah kenyataannya benar demikian? Entahlah. Saya tidak tahu.

Karena pada kenyataannya saya belum pernah merasakan nikmatnya sebuah konsistensi. Saya belum pernah konsisten terhadap apapun dalam hidup saya. Kecuali bernafas mungkin. Atau pada hal-hal yang tidak produktif.

Tapi hey! Ini tahun baru! New year new me, eh? Bagaimana kalau sekarang saya mulai konsisten? Terdengar menarik!

Namun, konsisten terhadap hal apa? Ah! Mungkin saya bisa konsisten nge-blog! Dan hey! Sekarang tanggal 2 Januari 2018, kemarin saya memposting tulisan baru tanggal 1 Januari 2018. Itu artinya saya sudah konsisten membuat tulisan baru selama dua hari berturut-turut!

Wow, saya sangat bersemangat sekali mencoba konsistensi ini!

Apakah nanti konsistensi ini bisa mengantarkan saya pada kesuksesan?

Kemungkinan besar tidak!

Karena untuk sukses dibutuhkan banyak hal daripada sekedar konsistensi.

Tapi ya, tidak ada salahnya mencoba.

 

0 Comments

Dipo Putra

Seorang pelukis gagal, musisi gagal, blogger gagal, audio engineer gagal, novelis gagal, mangaka gagal, programmer gagal, nuclear engineer gagal dan app developer gagal. Dari semua kegagalan itu akhirnya saya sadar akan satu hal yang tak pernah gagal saya lakukan: Procrastinating!

    Reply your comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked*