Home Dipo Putra

Author: Dipo Putra (Dipo Putra)

Post
Hoax Membangun

Hoax Membangun

Karena sudah berkomitmen untuk konsisten membuat tulisan di blog ini, saya mencoba mencari cara baru agar dapat bahan tulisan setiap harinya. Cara tersebut adalah membaca berita sebagai sumber inspirasi. Ya mungkin bagi sebagian orang cara tersebut adalah cara yang sudah kuno dan cara yang ‘ya iyalah’. Tapi hey! Itu cara baru bagi saya. Bak mimpi...

Post

Belajar Tentang Konsistensi

Ah, konsistensi. Sebuah kata yang katanya bisa mengantarkan seseorang pada kesuksesan. Tapi, apakah kenyataannya benar demikian? Entahlah. Saya tidak tahu. Karena pada kenyataannya saya belum pernah merasakan nikmatnya sebuah konsistensi. Saya belum pernah konsisten terhadap apapun dalam hidup saya. Kecuali bernafas mungkin. Atau pada hal-hal yang tidak produktif. Tapi hey! Ini tahun baru! New year...

Post
Tahun Baru Lagi

Tahun Baru Lagi

Sebagai seorang procrastinator, bukanlah suatu yang mengherankan jika saya punya banyak target-target yang tidak terwujud sepanjang hidup saya. Saya masih ingat ketika SMA dulu, saya punya rencana ingin membuat logo kelas untuk dipajang di dinding kelas. Sudah bisa ditebak, hal itu tidak pernah terwujud. Waktu kuliah saya juga punya target untuk membaca banyak buku. Setidaknya...

Post

Pakai Featured Image atau Tidak?

Selama menggunakan WordPress sebagai platform blogging dan tema Twenty Sixteen saya selalu menggunakan featured image pada setiap postingan. Sekarang saya penasaran, bagaimana bentuknya kalau tidak menggunakan featured image? Seperti yang mungkin sudah Anda ketahui bahwa feature image adalah gambar besar yang muncul pada setiap postingan. Fungsinya bermacam-macam. Untuk mempercantik tampilan postingan, untuk memberikan gambaran isi...

Post
Memulai Semuanya dari Awal Lagi

Memulai Semuanya dari Awal Lagi

Entahlah, saya benar-benar tidak tahu apa yang akan saya kerjakan. Saya menghapus semua postingan di blog saya (atau lebih tepatnya men-install ulang) dan memulai blog baru. Semua yang artikel yang sudah saya buat sudah saya anggap tidak pernah ada lagi. Entahlah, benar-benar entahlah. Mungkin saya mulai menyadari bahwa nge-blog itu bukan sebuah pekerjaan mudah. Apalagi...